Kondisi permukiman warga di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, rusak parah akibat terjangan banjir bandang, Rabu (26/11/2025). Hingga Minggu (30/11/2025) sebanyak 14.537 jiwa masyarakat di daerah tersebut terdampak bencana alam banjir bandang. ANTARA/HO-BPBD Nagan Raya - am.
Harianjogja.com, ACEH—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, Aceh mencatat sebanyak 14.537 jiwa terdampak banjir bandang yang melanda wilayah tersebut sejak Rabu hingga Kamis (26–27/11/2025).
“Jumlah korban banjir bandang dan banjir luapan di Nagan Raya sudah mencapai belasan ribu. Saat ini kami terus berupaya melakukan pendataan terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam,” kata Kepala BPBD Kabupaten Nagan Raya, Irfanda Rinaldi, Minggu (30/11/2025).
Adapun sebaran korban banjir di Nagan Raya, Aceh meliputi di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang terdiri dari Gampong Blang Puuk (250 KK/755 Jiwa), Gampong Blang Meurandeh (141 KK/428 Jiwa), Gampong Babah Suak )143 KK/429 Jiwa), Gampong Kuta Teungoh (180 KK/544 Jiwa).
Kecamatan Darul Makmur Gampong Ujong Lamie( 517 KK / 1553 Jiwa), Gampong Lamie (778 KK/2.335 Jiwa), Gampong Kuta Trieng (523 KK /1.571 Jiwa), Gampong Geulanggang Gajah (194 KK / 584 Jiwa), Gampong Kaye Unoe (125 KK / 377 Jiwa), Gampong Tuwi Buya (180 KK/544 Jiwa).
Kemudian di Gampong Suak Palembang (361 KK/1.083 Jiwa), Gampong Alue Wakie (834 KK/2.504 Jiwa), Gampong Gunong Cut (475 KK/1.427 Jiwa.
Di Kecamatan Tripa Makmur meliputi Desa Panton Pange (136 KK/560 Jiwa), Ujong Krueng 137 KK / 453 Jiwa), Mon Dua (155 KK/492 Jiwa), Neubok Yee PP (153 KK / 469 Jiwa), Neubok Yee PK (137 KK/450 Jiwa), Pasie kebeu Dom (289 KK/747 Jiwa), Lueng Keubeu Jagat (483 KK/1.590 Jiwa), Drien Tujoh (329 KK/1.052 Jiwa), Babah Lueng (302 KK/1.003 Jiwa, Kabu (386 KK/1.258 Jiwa), Kuala Tripa (399 KK/1.451 Jiwa).
Di Kecamatan Tadu Raya meliputi Desa Cot Mee (397 KK/956 Jiwa), Cot Mue (145 KK/595 Jiwa) serta di Desa Alue Siron (109 KK/398 Jiwa).
Irfanda Rinaldi menegaskan bahwa Pemkab Nagan Raya masih terus menyalurkan bantuan masa panik kepada warga di empat kecamatan terdampak.
“Penyaluran bantuan makanan masih terus kami lakukan hingga saat ini,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara


















































