JOGJA - Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah (PWA) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Cabang Nominasi Cabang Unggul ‘Aisyiyah DIY Tahun 2026 pada Sabtu–Ahad, 22–23 Agustus 2026, di Ruang Sidang Utama Gedung AR Fachruddin A Lantai 5, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Mengusung tema “Menguatkan Fondasi, Memperluas Dampak: Menuju Cabang ‘Aisyiyah Unggul Berkemajuan”, kegiatan ini menjadi bagian dari Program Cabang dan Ranting ‘Aisyiyah Unggul DIY Tahun 2026 sekaligus upaya PWA DIY memperkuat kapasitas cabang agar semakin berdaya, bergerak, dan berdampak.
Bimtek diikuti 25 cabang nominasi Cabang Unggul se-DIY, Ketua Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) se-DIY, serta Tim Pendamping Cabang Unggul PWA DIY. Setiap cabang mengirimkan ketua dan dua anggota pimpinan yang diproyeksikan menjadi penggerak program, dengan jumlah peserta sekitar 100 orang.
Dalam sambutannya, Ketua PWA DIY Dr. Widiastuti, S.Ag., M.M., menegaskan bahwa program Cabang Unggul merupakan salah satu program unggulan ‘Aisyiyah DIY. Menurutnya, predikat Cabang Unggul tidak semata-mata ditentukan oleh kelengkapan administrasi, tetapi harus ditunjukkan melalui inovasi, kebermanfaatan, dampak, dan keberlanjutan program.
“Cabang unggul bukan kegiatan administratif. Di dalamnya harus ada inovasi, berdampak, dan berkelanjutan,” tegasnya.

Ia menjelaskan, Bimtek penting untuk menyamakan persepsi mengenai standar Cabang Unggul yang selaras dengan visi perempuan berkemajuan. Selain itu, kegiatan ini menjadi ruang untuk memperkuat administrasi organisasi, memunculkan stimulasi dan ide-ide inovatif, serta mendorong lahirnya program pemberdayaan yang berkelanjutan.
Widiastuti juga mengajak seluruh peserta menjadikan Bimtek sebagai ruang evaluasi dan refleksi, bukan sebagai beban.
“Jangan dijadikan beban, tetapi menjadi bagian dari fastabiqul khairat. Mari kita memotret diri, melakukan evaluasi, kemudian melakukan perbaikan,” ujarnya.
Ia berharap cabang ‘Aisyiyah di DIY dapat membuktikan bahwa organisasi tidak sekadar hadir secara administratif, tetapi benar-benar hidup, menghidupi, dan mencerahkan masyarakat.
Cabang Unggul Harus Terasa Manfaatnya
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah Dr. Apt. Salmah Orbayinah, M.Kes., dalam sambutan sekaligus pengarahan pembukaan, menekankan bahwa Bimtek merupakan bagian dari proses evaluasi untuk melihat sejauh mana cabang mampu mengembangkan gerakannya.
Menurutnya, cabang yang unggul tidak hanya ditandai oleh tertib administrasi. Keunggulan juga tercermin dari kemampuan menyiapkan kader yang berkualitas, membangun jejaring, memiliki tata kelola organisasi yang baik, menguatkan ideologi, serta mampu memanfaatkan media untuk memperluas pengaruh gerakan.
“Cabang yang unggul bukan hanya administratif. Harus mampu menyiapkan kader unggul, memiliki jaringan, tata kelola organisasi yang baik, ideologi yang kuat, termasuk kemampuan memanfaatkan media,” jelasnya.
Salmah mendorong setiap cabang untuk berani mengevaluasi program yang selama ini dijalankan. Program yang belum ada perlu mulai dirancang, sedangkan program yang sudah berjalan tetapi belum memberikan dampak perlu diperbaiki atau diganti dengan program yang lebih memberikan manfaat.
Ia juga mengajak cabang melihat potensi Amal Usaha Muhammadiyah/‘Aisyiyah (AUM/AUA) yang dapat dikembangkan dan diunggulkan sebagai bagian dari kekuatan gerakan.
“Program apa yang belum ada harus dimulai. Yang tidak berdampak, diganti dengan yang lebih berdampak,” pesannya.

Lebih lanjut, Salmah menegaskan bahwa menjadi Cabang Unggul bukanlah beban sekaligus bukan pula tujuan akhir. Keunggulan harus menjadi proses untuk membangun ‘Aisyiyah yang semakin berkualitas kadernya, semakin luas manfaatnya, dan semakin besar kontribusinya bagi kemanusiaan dan bangsa.
“Unggul harus bisa dirasakan keberadaannya. Unggul dalam amal dan pelayanan, serta unggul dalam dakwah kemasyarakatan,” ujarnya.
Berdaya, Bergerak, Berdampak
Bimtek Cabang Nominasi Cabang Unggul dirancang dengan pendekatan Pelatihan Orang Dewasa (POD) yang partisipatif, reflektif, kolaboratif, dan aplikatif. Peserta tidak hanya mendapatkan penguatan konseptual, tetapi juga diajak menganalisis kondisi cabang, berbagi praktik baik, berdiskusi, hingga menyusun rencana tindak lanjut.
Program ini diarahkan pada tiga orientasi utama, yakni Berdaya, Bergerak, dan Berdampak. Berdaya berarti memiliki fondasi organisasi yang kuat dan mampu mengelola gerakan secara mandiri serta berkelanjutan. Bergerak berarti mampu menerjemahkan potensi menjadi aksi nyata yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Sementara Berdampak berarti menghadirkan perubahan positif yang dapat dirasakan anggota, jamaah, Amal Usaha Muhammadiyah/‘Aisyiyah (AUM/AUA), maupun masyarakat luas.
Selama dua hari, peserta mengikuti delapan sesi yang mencakup penguatan ideologi dan kepemimpinan, tata kelola organisasi, gerak jamaah dan dakwah jamaah, inovasi, kaderisasi, media dan komunikasi publik, jejaring, serta penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) Cabang Unggul.
Melalui kegiatan ini, PWA DIY berharap lahir cabang-cabang ‘Aisyiyah yang tidak hanya unggul dalam tata kelola, tetapi juga mampu menjadi pusat kebermanfaatan, penggerak perubahan, dan model pengembangan gerakan ‘Aisyiyah di tengah masyarakat.
Bimtek ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama bahwa Cabang ‘Aisyiyah yang unggul adalah cabang yang kuat fondasinya, nyata geraknya, luas jejaringnya, dan terasa dampaknya bagi masyarakat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.




































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539824/original/003583100_1774624130-IMG_6564.JPG.jpeg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324850/original/079448900_1755868038-Elkan-Baggott.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5215189/original/094397100_1746795977-20250509AA_Persija_Jakarta_vs_Bali_United-8.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558829/original/015961100_1776485350-IMG_20260418_120558_524.jpg)

:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5399789/original/029438800_1762005007-Dewa_United_vs_Shan_United-8.jpg)
