Anthropic Rilis Claude Fable 5.1, Lebih Murah dan Canggih

1 hour ago 2

Harianjogja.com, JOGJA— Anthropic memperbarui persaingan industri kecerdasan buatan dengan meluncurkan Claude Fable 5.1 dan Claude Mythos 5.1. Dua model tersebut memiliki basis yang sama, tetapi dirancang dengan tingkat pengamanan berbeda sesuai jenis penggunaannya.

Anthropic menyebut Fable 5.1 sebagai model paling canggih yang mereka hadirkan untuk coding dan pekerjaan berbasis pengetahuan. Sementara Mythos 5.1 ditujukan untuk kebutuhan yang lebih sensitif, terutama penelitian keamanan siber dan ilmu hayati.

Perbedaan utama keduanya terletak pada safeguard. Fable 5.1 tersedia secara umum dengan pembatasan untuk mencegah penyalahgunaan pada bidang berisiko tinggi. Adapun Mythos 5.1 hanya dapat diakses organisasi yang telah melalui proses verifikasi dan program akses tepercaya Anthropic.

Kemampuan coding meningkat

Salah satu fokus utama Anthropic pada Fable 5.1 adalah kemampuan menyelesaikan pekerjaan coding yang kompleks dan berlangsung lama.

Dalam pengujian Terminal-Bench 4.0, Fable 5.1 mencatat skor 55,8%, meningkat dari 42% pada Fable 5. Angka tersebut juga berada di atas skor Claude Opus 5 yang mencapai 52,3% dalam pengujian yang dipublikasikan Anthropic.

Pada Terminal-Bench-Science 0.1, Fable 5.1 mencatat skor 52,6%. Anthropic juga melaporkan peningkatan pada sejumlah benchmark lain yang menguji kemampuan menjalankan tugas dengan bantuan agen AI.

Namun, angka tersebut perlu dibaca secara proporsional. Seluruh klaim benchmark tersebut berasal dari pengujian Anthropic, sehingga belum dapat dijadikan bukti independen bahwa Fable 5.1 secara mutlak lebih unggul daripada seluruh model AI pesaing.

Anthropic merancang Fable 5.1 untuk pekerjaan yang membutuhkan waktu panjang. Model ini dapat mengerjakan proyek coding lintas codebase, melakukan pengujian terhadap hasil pekerjaannya, menggunakan berbagai perangkat, hingga melanjutkan pekerjaan yang berlangsung selama berjam-jam.

Kemampuan tersebut juga diarahkan untuk pekerjaan berbasis pengetahuan. Fable 5.1 dapat menangani riset, analisis, serta dokumen yang kompleks, termasuk memahami diagram, tabel, dan grafik dalam berkas maupun PDF.

Biaya cache dipangkas 75%

Pembaruan Claude kali ini tidak hanya menyangkut kemampuan model. Anthropic juga merespons persoalan biaya penggunaan dengan memangkas harga untuk cache read.

Tarif dasar Fable 5.1 tetap US$10 per satu juta token input dan US$50 per satu juta token output. Namun, biaya membaca kembali data yang sebelumnya telah diproses melalui cache turun menjadi US$0,25 per satu juta token.

Artinya, biaya cache read turun sekitar 75%. Perubahan ini penting untuk pekerjaan AI agent yang harus berulang kali menggunakan informasi yang sama, misalnya ketika membaca codebase, dokumen proyek, atau konteks percakapan dalam proses yang panjang.

Anthropic memperkirakan perubahan tersebut dapat membuat biaya penggunaan Fable 5.1 sekitar 25% lebih rendah dibandingkan Fable 5 untuk beban kerja tipikal. Pada pekerjaan yang sangat agentic, penghematannya dapat mencapai sekitar 45%. Angka ini merupakan estimasi Anthropic, bukan jaminan penghematan untuk seluruh pola penggunaan.

Sistem keamanan dibuat lebih presisi

Peningkatan lain terdapat pada sistem pengamanan. Anthropic mengatakan safeguard keamanan siber pada Fable 5.1 kini menghasilkan sekitar 60% lebih sedikit false positive terhadap permintaan yang sebenarnya bersifat benign.

Perubahan ini memungkinkan Fable 5.1 membantu pengguna mengidentifikasi kerentanan dalam source code. Namun, kemampuan tersebut tetap dibatasi agar model tidak digunakan untuk menghasilkan eksploitasi atau melakukan aktivitas keamanan ofensif tertentu.

Anthropic juga masih menerapkan pembatasan pada sejumlah permintaan terkait biologi dan kimia. Untuk permintaan tertentu yang dianggap sensitif, sistem dapat mengalihkan pengguna ke model lain dengan safeguard berbeda.

Mythos 5.1 untuk kebutuhan berisiko tinggi

Sementara Fable 5.1 disediakan untuk penggunaan umum, Mythos 5.1 memiliki akses yang jauh lebih terbatas.

Anthropic menyatakan Mythos 5.1 tersedia bagi organisasi yang telah diverifikasi melalui program akses tepercaya, termasuk kelompok yang bergerak dalam pertahanan siber dan penelitian ilmu hayati. Model tersebut mempertahankan kemampuan dasar yang sama dengan Fable 5.1, tetapi memiliki pengaturan safeguard yang berbeda untuk mendukung pekerjaan penelitian tertentu.

Kedua model memiliki context window hingga 1 juta token dan mampu menghasilkan output maksimal 128.000 token. Harga dasarnya juga sama, yakni US$10 per juta token input dan US$50 per juta token output.

Peluncuran Fable 5.1 dan Mythos 5.1 memperlihatkan bahwa persaingan AI kini tidak hanya berfokus pada siapa yang memiliki model dengan kemampuan penalaran tertinggi.

Efisiensi biaya, kemampuan menjalankan pekerjaan secara mandiri, keamanan, serta pengaturan akses juga menjadi bagian penting dari persaingan.

Bagi pengembang dan pekerja yang menggunakan AI untuk pekerjaan kompleks, penurunan biaya cache dapat menjadi salah satu perubahan yang paling terasa. Sementara bagi organisasi di bidang keamanan siber dan ilmu hayati, Mythos 5.1 menawarkan kemampuan yang lebih tinggi dengan akses yang sengaja dibatasi.

Anthropic kini berupaya membuat Claude bukan hanya lebih mampu menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga lebih efisien dan terkontrol ketika digunakan untuk tugas-tugas yang berlangsung lama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |