Widodo: Hasil imbang lawan Persebaya jadi modal PSIS hadapi Liga 2

23 hours ago 5

Surabaya (ANTARA) - Pelatih PSIS Semarang Widodo Cahyono Putro menyebut hasil imbang 2-2 melawan Persebaya Surabaya pada laga Persebaya 99 Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu, menjadi modal positif bagi timnya menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.

"Hasil ini cukup bagus. Kami baru 10 hari bergabung dan tentu masih banyak yang harus dievaluasi," kata Widodo saat konferensi pers seusai laga Persebaya 99 Anniversary Game di Stadion GBT Surabaya, Minggu.

Ia menjelaskan, sebenarnya timnya mampu bangkit setelah tertinggal berkat perubahan taktik pada babak kedua.

Menurut dia, dengan mengurangi jumlah bek tengah dan menambah pemain di lini serang sehingga PSIS lebih agresif hingga mampu menyamakan kedudukan.

Selain itu, kata Widodo, dalam masa persiapan tersebut tim pelatih terus mengulang materi untuk membangun chemistry, pemahaman sistem permainan, pola build-up, transisi di lini tengah, hingga penyelesaian serangan sehingga pemain mulai memahami skema yang diinginkan.

Meskipun dapat bermain imbang di kandang Persebaya, ia mengakui tingkat kepercayaan diri tim belum sepenuhnya terbentuk.

Baca juga: Persebaya ditahan imbang PSIS 2-2 pada Anniversary Game di Surabaya

Oleh karena itu, pemusatan latihan di Yogyakarta akan dimanfaatkan untuk meningkatkan aspek fisik, mental, dan pemahaman taktik pemain sebelum kompetisi bergulir.

"Kepercayaan diri kami mungkin baru 30 sampai 40 persen. Tahap berikutnya kami benahi fisik, mental, dan taktikal pemain," ujarnya.

Tak hanya itu, dirinya juga mengamini apa yang menjadi mitos saat bertanding melawan Persebaya dalam laga Anniversary Game bisa lolos ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia.

"Mitos ya mitos, ada yang percaya ada yang tidak, tetapi kalau iya terjadi Alhamdulillah. Namun kami tetap harus berbenah dan mau serius untuk di jalan menuju lolos ke Liga 1," ujarnya.

Sementara itu, pencetak gol penyama kedudukan PSIS Lorensius Sabda bersyukur timnya mampu menjalankan instruksi pelatih hingga berhasil mengakhiri pertandingan dengan skor imbang.

"Kami bersyukur bisa menjalankan apa yang diinginkan pelatih sehingga bisa mempertahankan hasil imbang," tuturnya.

Widodo Cahyono Putro, PSIS Semarang, Persebaya vs PSIS, Persebaya 99 Anniversary Game, Persebaya 2-2 PSIS, hasil imbang Persebaya PSIS, Widodo sebut hasil imbang lawan Persebaya jadi modal PSIS hadapi Liga 2

Baca juga: PSIS Semarang pecat pelatih Gilbert Agius

Pelatih PSIS Semarang Widodo Cahyono Putro menyebut hasil imbang 2-2 melawan Persebaya Surabaya pada laga Persebaya 99 Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu, menjadi modal positif bagi timnya menghadapi kompetisi Liga 2 musim 2026/2027.

"Hasil ini cukup bagus. Kami baru 10 hari bergabung dan tentu masih banyak yang harus dievaluasi," kata Widodo saat konferensi pers seusai laga Persebaya 99 Anniversary Game di Stadion GBT Surabaya, Minggu.

Ia menjelaskan, sebenarnya timnya mampu bangkit setelah tertinggal berkat perubahan taktik pada babak kedua.

Menurut dia, dengan mengurangi jumlah bek tengah dan menambah pemain di lini serang sehingga PSIS lebih agresif hingga mampu menyamakan kedudukan.

Selain itu, kata Widodo, dalam masa persiapan tersebut tim pelatih terus mengulang materi untuk membangun chemistry, pemahaman sistem permainan, pola build-up, transisi di lini tengah, hingga penyelesaian serangan sehingga pemain mulai memahami skema yang diinginkan.

Baca juga: Persebaya jadikan hasil imbang PSIS evaluasi jelang Piala Presiden

Meskipun dapat bermain imbang di kandang Persebaya, ia mengakui tingkat kepercayaan diri tim belum sepenuhnya terbentuk.

Okeh karena itu, pemusatan latihan di Yogyakarta akan dimanfaatkan untuk meningkatkan aspek fisik, mental, dan pemahaman taktik pemain sebelum kompetisi bergulir.

"Kepercayaan diri kami mungkin baru 30 sampai 40 persen. Tahap berikutnya kami benahi fisik, mental, dan taktikal pemain," ujarnya.

Sementara itu, pencetak gol penyama kedudukan PSIS Lorensius Sabda bersyukur timnya mampu menjalankan instruksi pelatih hingga berhasil mengakhiri pertandingan dengan skor imbang.

"Kami bersyukur bisa menjalankan apa yang diinginkan pelatih sehingga bisa mempertahankan hasil imbang," tuturnya.

Pewarta: Indra Setiawan/Naufal Ammar Imaduddin
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |