Jakarta (ANTARA) - Eks pelatih timnas U20 Indonesia Indra Sjafri menyebut Garuda International Cup (GIC) 2026 sebagai ajang berharga untuk pemain-pemain muda di Indonesia karena turnamen ini diikuti puluhan tim dari sejumlah negara.
Indra selaku Technical Advisor GIC 2026 mengatakan turnamen ini diikuti 72 tim dari 13 negara yang bertanding di lima kategori berbeda, yakni U10 Boys, U12 Boys, U15 Boys, U15 Girls, dan U17 Boys.
"Total 72 tim dari 13 negara berkumpul di sini. Pemain-pemain Indonesia mendapat kesempatan berharga menghadapi negara lain tanpa harus bepergian ke luar negeri," ujar Indra saat menghadiri seremoni pembukaan di ASIOP Training Ground, Sentul, Jawa Barat, Kamis, dikutip dari keterangan resmi GIC 2026.
"Sejatinya sepak bola itu butuh proses. Tidak bisa instan. GIC menjadi salah satu rangkaian dalam proses tersebut. Menempa pemain muda Indonesia melalui kompetisi bertaraf internasional," tambah dia.
Seremoni pembukaan turnamen ini digelar dengan kick-off pertandingan dikemas ala Piala Dunia 2026. Kemasan kick-off ala Piala Dunia 2026 dilakukan dalam laga kategori U15 antara ASIOP melawan Zhejiang.
Seperti Piala Dunia 2026 yang baru berakhir bulan lalu, seluruh nama yang masuk Daftar Susunan Pemain (DSP) masuk ke lapangan dan menyanyikan lagu kebangsaan masing-masing. Tidak lupa juga mereka berfoto sebelum bertanding.
Baca juga: GIC 2026 diramaikan 13 negara dan hadirkan kategori sepak bola putri
Sementara itu, eks asisten pelatih timnas Indonesia era Luis Milla, Eduardo Perez Moran, yang turut hadir di acara pembukaan turnamen ini, menyebut bahwa GIC sebagai pesta sepak bola untuk para pemain-pemain muda.
"GIC adalah pesta sepak bola usia muda. 13 negara berkompetisi di sini. Bisa dilihat sendiri keseruannya. Sangat bagus untuk Indonesia. Event internasional seperti ini harus diperbanyak," kata Eduardo.
"Kompetisi usia muda itu adalah fondasi masa depan tim nasional, sehingga penting untuk terus dilaksanakan. Terlebih sekarang GIC juga menambah kategori putri. Sebuah gebrakan yang bagus untuk perkembangan sepak bola di Indonesia," tambah dia.
GIC secara konsisten menyelenggarakan kompetisi sepak bola usia muda tingkat internasional sejak pertama kali digelar pada 2015. Sempat vakum karena pandemi Covid-19, GIC kemudian rutin diadakan setiap tahun mulai 2022, 2023, 2024, 2025, hingga 2026.
Penyelenggaraan keenam kini melibatkan 72 tim dan 13 negara. Jumlah negara peserta terus bertambah setiap edisi, mulai dari 3 (2015), kemudian 5 (2022), 7 (2023), 8 (2024), 12 (2025), hingga kini 13 negara (2026).
Untuk tahun ini, pelaksanaan GIC 2026 terpusat di dua arena yang berlokasi di Sentul, Kab. Bogor, Jawa Barat, yaitu ASIOP Training Ground dan AYO Arena.
Adapun 13 negara partisipan GIC 2026 antara lain Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, Singapura, Kamboja, Laos, Brunei Darussalam, Sri Lanka, Pakistan, Jepang, dan China.
Tim-tim yang berpartisipasi di GIC juga memiliki kualitas terbaik dan berasal dari kasta tertinggi. Tahun ini ada Shonan Bellmare (Jepang), Zhejiang (China), dan PT Prachuap (Thailand). Ada pula akademi tersohor PVF yang kerap memasok pemain ke timnas Vietnam kelompok umur hingga senior. Mereka turun di kategori U12 Boys GIC 2026.
Di sisi lain, GIC 2026 mendapat dukungan dari Srilankan Airlines dan Ethiopian Airlines selaku sponsor. Kedua pihak berharap kejuaraan yang pertama kali bergulir pada 2015 ini terus berkembang lebih baik lagi.
"Kami dari Srilankan Airlines sangat bangga bisa terlibat mendukung GIC 2026. Event ini semakin besar dan tahun ini ada satu tim dari Srilanka yang ikut serta. Harapannya bisa lebih berkembang lagi ke depannya," ucap Country Manager Srilankan Airlines Indonesia, Balakrishnan Pirathapan.
"Sepak bola bisa menyatukan manusia. Sebuah campaign penting dan kami berkesempatan mempromosikan Ethiopian Airlines di GIC 2026. Sungguh membanggakan bisa mendukung event yang semakin berkembang setiap tahun," tutur Area Manager Ethiopian Airlines Indonesia, Selamawit Walelegn.
Baca juga: Garuda Pertiwi pasang target lolos ke final Srikandi Merdeka Cup
Berikut daftar peserta GIC 2026:
Kategori U-10 Boys
Grup A: Cascara Junior FC (Malaysia), Shin Tae Yong Academy, Shonan Bellmare (Jepang), D'Class Pride
Grup B: PC Kajang Socca (Malaysia), SSB Pondok Bambu, Kuantan Elite (Malaysia), ASIOP Kuning
Grup C: Permata Selangor Falcon (Malaysia), Assa Pro Soccer School, Tuah City FC (Malaysia), ASIOP Biru
Grup D: Colombo Kickerz FA (Sri Lanka), Tajimalela FA, Permata Selangor Eagle (Malaysia), ASIOP Merah
Kategori U-12 Boys
Grup A: Socca Kajang (Malaysia), Garuda Muda, RNS Football Club (Laos), ASIOP Putih
Grup B: Boeung Ket Soccer School (Kamboja), FFF Academy, Fireball FA (Malaysia), ASIOP Biru
Grup C: PVF (Vietnam), Nahusam FA, Infinity FC (Malaysia), ASIOP Merah
Grup D: Hangzhoujin Hang FC (China), Akademi Persib Bogor, TBBKK (Malaysia), ASIOP Kuning
Kategori U-15 Boys
Grup A: Zhejiang (China), Bogor United, Karachi City FC (Pakistan), ASIOP Merah
Grup B: Fajar Selatan (Malaysia), Garuda Muda, Al Mujaahidun FA (Brunei Darussalam), Bali United
Grup C: Singapore Sports School (Singapura), ASIFA FC Royal Mix Soccer Kids (Malaysia), ASIOP Kuning
Grup D: TBBKK (Malaysia), Top Skor Indonesia, Woodlands Warriors (Singapura), ASIOP Biru
Kategori U-15 Girls
Grup A: SSS Leopard FC (Malaysia), Putri Tangsel City, Akademi Persib Bandung, ASIOP Merah
Grup B: ASIOP Biru, Cipta Cendikia FA, Tajimalela FA, Bali United
Kategori U-17 Boys
Grup A: Chiangmai United (Thailand), Bontang FC Junior, Xavier School (Filipina), ASIOP Merah
Grup B : PT Prachuap FC Academy (Thailand), Nawasena FC, Southridge Admirals (Filipina), ASIOP Putih
Grup C: Destiny Football Development Centre (Malaysia), Farmel FC, Woodlands Warriors (Singapura), ASIOP Kuning
Grup D: Karachi City FC (Pakistan), Diklat Merden, Batalyon FA, ASIOP Biru
Baca juga: Timo targetkan pembinaan jangka panjang dengan skuad U16 Indonesia
Baca juga: PSSI puas dengan performa dua tim Indonesia di Srikandi Merdeka Cup
Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Eka Arifa Rusqiyati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.




































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539824/original/003583100_1774624130-IMG_6564.JPG.jpeg)




:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324850/original/079448900_1755868038-Elkan-Baggott.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5215189/original/094397100_1746795977-20250509AA_Persija_Jakarta_vs_Bali_United-8.jpg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558829/original/015961100_1776485350-IMG_20260418_120558_524.jpg)


:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5399789/original/029438800_1762005007-Dewa_United_vs_Shan_United-8.jpg)