Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. - Antara
Harianjogja.com, JAKARTA—Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menerima kunjungan Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni Raffi Ahmad bersama sejumlah pekerja seni untuk membahas penyaluran bantuan korban banjir di Aceh dan Sumatera.
Pertemuan yang berlangsung di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin, itu dihadiri sejumlah figur publik lintas bidang, antara lain Yovie Widianto, Tompi, Melaney Ricardo, hingga aktor Iko Uwais. Mereka memaparkan rencana lanjutan pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah terdampak bencana.
Selain bantuan logistik, para pekerja seni juga merancang program kegiatan sosial dan pendampingan kesehatan mental bagi korban bencana sebagai bagian dari trauma healing. Program tersebut direncanakan berlanjut hingga bulan Ramadhan mendatang.
Dalam pertemuan yang digelar di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin, Wapres Gibran menerima Raffi Ahmad, Staf Khusus Presiden Bidang Ekonomi Kreatif Yovie Widianto, dan pekerja seni dari berbagai bidang, seperti penyanyi Tompi, pembawa acara Melaney Ricardo, hingga aktor sekaligus ahli bela diri Iko Uwais.
"Saya dan teman-teman musisi di sini juga ada dari film, terus dari MC ya, kita update rencana bantuan untuk (korban) Sumatera. Kita ngebahas rencana mau lanjutan buat kiriman bantuan, kegiatan sosial di sana, sampai ke urusan mental health issue tadi," kata Tompi saat memberikan keterangan di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Senin.
Tompi menjelaskan bahwa para pekerja seni berinisiatif mengirimkan bantuan tidak hanya logistik, tetapi juga kegiatan sosial, hingga konsultasi kesehatan mental untuk para korban bencana sebagai bentuk trauma healing.
Tompi, para musisi dan pekerja seni lainnya di tanah air, juga berencana membuat program khusus selama Ramadhan untuk para korban bencana.
Hingga kini, donasi bantuan yang dikumpulkan para musisi melalui "Gerakan 100 Musisi" telah mencapai Rp17,2 miliar. Donasi yang ditampung melalui rekening Iluni UI tersebut masih berjalan dan akan didistribusikan ke daerah terdampak bencana.
"Sudah terkirim beberapa ke sana itu pompa air, dan ke depannya sesuatu yang sifatnya lebih berat. Kendalanya ada pada masalah distribusi. Nanti kita perlu koordinasi lebih lanjut (dengan pemerintah)," kata Tompi.
Sementara itu, Melaney Ricardo menyampaikan bahwa dalam pertemuan itu, Wapres Gibran meminta agar donasi yang terkumpul dapat dipertanggungjawabkan sehingga tidak terjadi penyelewengan maupun misinformasi di tengah masyarakat.
"Tadi Pak Wapres bilang kalau bisa bentuknya sudah berupa benda yang dibutuhkan oleh semua saudara-saudara kita di sana. Langsung disampaikan, langsung diberikan secara publik, supaya kelihatan bahwa memang ini yang sudah dipercayakan," kata Melaney.
Pemerintah berharap sinergi dengan pekerja seni dapat mempercepat pemulihan korban bencana sekaligus memastikan bantuan tepat sasaran.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara


















































