Total Hadiah French Open Tembus Rp1 Triliun Lebih

5 hours ago 3

Harianjogja.com, JOGJA—Kenaikan hadiah di Roland Garros tahun ini membawa dampak langsung bagi para petenis, termasuk mereka yang gugur di babak awal.

Penyelenggara French Open resmi menaikkan total hadiah menjadi 61,7 juta euro atau naik 9,5% dibanding tahun sebelumnya.

Reuters menyebutkan, kebijakan ini menegaskan perubahan arah dalam dunia tenis profesional, di mana distribusi hadiah kini tidak hanya berfokus pada juara, tetapi juga memberikan manfaat bagi pemain di semua level kompetisi.

Kenaikan sebesar 5,4 juta euro dari edisi 2025 tersebut menjadi salah satu peningkatan signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Dengan total mencapai sekitar US$72,69 juta, turnamen tanah liat paling prestisius ini terus memperbaiki kesejahteraan para atlet.

Salah satu poin penting dari kebijakan ini adalah perhatian terhadap pemain yang tersingkir lebih awal. Dalam beberapa musim terakhir, penyelenggara Roland Garros mulai menaikkan hadiah untuk putaran awal sebagai respons terhadap tuntutan pemerataan pendapatan di kalangan petenis profesional.

Langkah ini dianggap penting karena sebagian besar pemain tidak selalu mencapai babak akhir, namun tetap membutuhkan dukungan finansial untuk mempertahankan karier mereka di level kompetitif.

Selain itu, Roland Garros juga tetap konsisten menerapkan kesetaraan hadiah antara kategori putra dan putri di setiap babak. Kebijakan ini menjadikannya salah satu turnamen yang menjaga prinsip kesetaraan dalam olahraga tenis dunia.

Meski mengalami kenaikan signifikan, posisi Roland Garros dalam hal total hadiah masih berada di bawah beberapa turnamen Grand Slam lainnya.

Sebagai perbandingan, US Open menawarkan hadiah sekitar US$90 juta pada edisi sebelumnya, sementara Australian Open mencatat rekor baru dengan total hadiah sekitar US$79,92 juta.

Di sisi lain, Wimbledon menyediakan hadiah sekitar 53,5 juta poundsterling atau hampir setara dengan Roland Garros tahun ini.

Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa meskipun mengalami peningkatan, Roland Garros masih berada dalam persaingan ketat dengan tiga Grand Slam lainnya dalam hal total hadiah.

Kenaikan ini juga tidak lepas dari dorongan para pemain yang dalam beberapa tahun terakhir aktif menyuarakan perlunya pembagian pendapatan yang lebih adil di dunia tenis. Diskusi antara atlet, penyelenggara, dan badan pengatur terus berkembang untuk menciptakan ekosistem yang lebih berkelanjutan.

Dengan tren kenaikan ini, para petenis kini memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan penghasilan yang layak, bahkan ketika belum berhasil melangkah jauh di turnamen. Hal ini menjadi sinyal positif bagi masa depan olahraga tenis yang lebih inklusif dan kompetitif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |