Jakarta (ANTARA) - Di era digital, arisan tak lagi harus dilakukan dengan tatap muka. Kini, arisan online menjadi alternatif yang praktis karena bisa diikuti kapan saja dan dari mana saja.
Meski menawarkan kemudahan, sistem arisan berbasis daring juga menyimpan risiko jika tidak dijalankan dengan hati-hati. Oleh karena itu, memahami tips aman ikut arisan online menjadi hal penting agar Anda terhindar dari penipuan, kerugian finansial, hingga konflik antaranggota.
Dengan langkah yang tepat, arisan online tetap bisa menjadi sarana menabung sekaligus menjalin kebersamaan secara aman dan nyaman. Berikut ini tips mengikuti arisan secara online dengan aman, berdasarkan informasi yang telah dihimpun dari berbagai sumber.
Tips mengikuti arisan online dengan aman
1. Kenali identitas pengelola arisan
Penyelenggara arisan online yang terpercaya umumnya bersikap terbuka mengenai identitas dan legalitas usahanya. Informasi seperti nama lengkap, alamat, nomor kontak yang bisa dihubungi, hingga izin usaha seharusnya dapat diakses dengan jelas, bahkan tanpa harus diminta. Mengenal identitas pengelola menjadi langkah penting karena pelaku penipuan biasanya cenderung menutupi atau memalsukan data diri serta memberikan informasi yang sangat terbatas.
2. Pahami sistem dan aturan arisan
Sebelum memutuskan bergabung, pastikan Anda memahami sistem arisan yang diterapkan. Setiap calon peserta berhak mengetahui secara rinci mekanisme arisan, mulai dari proses perekrutan anggota, cara penyetoran iuran, sistem pengundian, pembagian dana, hingga sanksi jika ada anggota yang tidak memenuhi kewajibannya. Pemahaman ini penting agar seluruh peserta merasa aman dan tidak dirugikan di kemudian hari.
3. Waspadai janji keuntungan cepat dan tidak masuk akal
Mengikuti arisan online tentu bertujuan memperoleh manfaat finansial. Namun, Anda perlu berhati-hati terhadap penawaran keuntungan yang terkesan berlebihan. Modus penipuan sering kali menjanjikan hasil berlipat ganda dalam waktu singkat. Jika tawaran tersebut terdengar tidak realistis, sebaiknya segera menghindari arisan tersebut.
4. Pilih arisan online yang terpercaya
Sebelum bergabung, luangkan waktu untuk mencari informasi mengenai reputasi arisan online yang akan diikuti. Anda bisa menelusuri ulasan di internet atau meminta rekomendasi dari teman dan keluarga yang pernah memiliki pengalaman mengikuti arisan online.
5. Perhatikan syarat dan ketentuan dengan cermat
Pastikan Anda membaca dan memahami seluruh syarat serta ketentuan yang berlaku. Biasanya, aturan ini mencakup besaran iuran, jangka waktu arisan, jumlah peserta, serta sistem yang digunakan, seperti arisan menurun, arisan maju, atau arisan acak. Transparansi dalam aturan menjadi indikator penting bahwa arisan dijalankan secara profesional.
6. Hindari arisan yang tidak transparan
Jika Anda menemukan arisan online dengan sistem yang tidak jelas atau informasi yang tertutup, sebaiknya tidak melanjutkan keikutsertaan. Kurangnya transparansi, termasuk identitas pengelola yang samar, patut menjadi tanda peringatan agar Anda lebih berhati-hati.
7. Jaga kerahasiaan data pribadi
Sebisa mungkin hindari membagikan informasi pribadi kepada pihak yang tidak dikenal, seperti nomor rekening, alamat rumah, atau data kontak pribadi. Informasi tersebut dapat disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan penipuan.
8. Pastikan admin aktif dan mudah dihubungi
Peran admin sangat penting dalam mengelola arisan online. Oleh karena itu, pastikan admin memiliki identitas yang jelas, komunikatif, serta responsif dalam menjawab pertanyaan anggota. Admin yang terbuka biasanya menjadi indikator pengelolaan arisan yang lebih aman.
9. Cek ulasan dan testimoni peserta sebelumnya
Sebelum bergabung, carilah pengalaman dari peserta lain yang sudah lebih dulu mengikuti arisan tersebut. Testimoni bisa ditemukan melalui media sosial, forum diskusi, atau ulasan yang dibagikan anggota lama, dan dapat menjadi bahan pertimbangan sebelum mengambil keputusan.
Baca juga: Jangan mudah tertipu, ini ciri-ciri penipuan arisan online atau bodong
Baca juga: Warga laporkan wanita terduga penipu arisan Rp400 juta ke polisi
Baca juga: Polres Cirebon Kota tangkap pelaku kasus arisan fiktif
Pewarta: Sean Anggiatheda Sitorus
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































