Jumali Selasa, 18 Agustus 2026 11:07 WIB

Sergio Busquets / Instagram
Harianjogja.com, JOGJA—Sergio Busquets kembali ke lingkungan Barcelona, tetapi kali ini bukan sebagai pemain. Legenda klub tersebut resmi memulai karier kepelatihan dengan bergabung sebagai asisten pelatih Juliano Belletti di Barça Atlètic.
Langkah tersebut menjadi babak baru dalam perjalanan Busquets setelah memutuskan pensiun dari sepak bola profesional pada Desember 2025. Pada usia 38 tahun, mantan gelandang Barcelona itu memilih memulai pendidikan kepelatihan dari lingkungan klub yang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan kariernya.
Barcelona mengonfirmasi penunjukan Busquets sebagai bagian dari staf kepelatihan Barça Atlètic. Ia akan bekerja bersama Belletti sekaligus menjalani kursus kepelatihan untuk mendapatkan lisensi sebagai pelatih.
"Sergio Busquets bergabung dengan Barça Atletic sebagai asisten pelatih pada hari Senin. Legenda Barça ini bergabung dengan tim Juliano Belletti untuk membawa pengalaman dan pengetahuan sepak bolanya ke dalam tim Barça sembari ia menjalani kursus kepelatihan," demikian pernyataan Barcelona.
Kembali ke Barcelona Lewat Jalur Kepelatihan
Kembalinya Busquets ke Barcelona melalui jalur kepelatihan sebenarnya bukan kabar yang sepenuhnya mengejutkan. Rencana tersebut telah beredar sejak musim panas ini sebelum akhirnya resmi diwujudkan melalui penunjukannya sebagai bagian dari staf Barça Atlètic.
Bagi Busquets, lingkungan Barcelona bukan sesuatu yang baru. Selama 16 tahun membela klub tersebut, ia menjadi bagian penting dari generasi emas Barcelona sekaligus dikenal sebagai gelandang dengan kemampuan membaca permainan yang sangat baik.
Pengalaman tersebut kini akan dibawa ke dalam pekerjaan barunya bersama tim muda Barcelona. Busquets diharapkan dapat memberikan pengalaman dan pengetahuan sepak bola yang dimilikinya ketika membantu Belletti menangani para pemain Barça Atlètic.
Penunjukan ini juga memberikan Busquets kesempatan untuk memulai proses belajar sebagai pelatih dari dalam klub yang telah membesarkan namanya. Alih-alih langsung menangani sebuah tim sebagai pelatih kepala, ia memilih menjalani tahap awal dengan menjadi asisten sekaligus mengikuti pendidikan kepelatihan.
Pengalaman 16 Tahun Jadi Modal
Selama 16 tahun berseragam Barcelona, Busquets tidak hanya menjadi bagian dari skuad utama, tetapi juga dikenal karena pemahamannya terhadap permainan. Kemampuannya membaca situasi pertandingan menjadi salah satu karakter yang melekat pada dirinya selama berkarier sebagai gelandang.
Busquets juga merupakan bagian penting dari generasi emas Barcelona dan tim nasional Spanyol. Pengalaman panjang tersebut kini menjadi bekal yang dapat digunakannya dalam membantu perkembangan pemain muda di Barça Atlètic.
Dalam posisi barunya, Busquets tidak hanya dituntut memberikan kontribusi dari pengalaman yang telah dimiliki. Ia juga harus menjalani proses pendidikan untuk memperoleh lisensi kepelatihan, sehingga tahap awal karier barunya berlangsung bersamaan dengan proses belajar.
Langkah tersebut sekaligus membuka peluang bagi Busquets untuk kembali mengabdi kepada Barcelona melalui jalur yang berbeda. Setelah sebelumnya menghabiskan sebagian besar karier profesionalnya sebagai pemain di klub tersebut, kini ia mulai membangun pengalaman sebagai pelatih.
Peluang Mengikuti Jejak Guardiola dan Luis Enrique
Karier Busquets sebagai pelatih tentu masih berada pada tahap awal. Namun, posisinya sebagai asisten di Barça Atlètic membuka kemungkinan munculnya perjalanan serupa dengan sejumlah mantan pelatih Barcelona yang lebih dulu meniti karier dari tim tersebut.
Pep Guardiola dan Luis Enrique sama-sama pernah menangani Barcelona B sebelum memperoleh kesempatan memimpin tim utama Barcelona. Keduanya kemudian mencatatkan kesuksesan besar ketika menangani klub asal Catalunya tersebut.
Jalur tersebut menjadi gambaran mengenai bagaimana pengalaman di tim Barcelona B dapat menjadi salah satu tahap dalam perjalanan menuju posisi pelatih utama. Busquets kini baru memulai langkah pertamanya bersama Barça Atlètic dan masih harus menjalani proses pendidikan kepelatihan.
Pemahaman Busquets mengenai filosofi sepak bola Barcelona menjadi salah satu modal yang dapat mendukung perjalanan tersebut. Pengalaman selama bertahun-tahun sebagai pemain juga memberinya pengetahuan langsung mengenai lingkungan dan cara kerja klub.
Meski demikian, fokus Busquets saat ini tetap membantu Juliano Belletti menangani Barça Atlètic sembari menyelesaikan pendidikan kepelatihannya. Perjalanan menuju kursi pelatih kepala masih menjadi tahap berikutnya setelah ia mendapatkan pengalaman dan lisensi yang diperlukan.
Dengan demikian, kembalinya Sergio Busquets ke Barcelona bukan sebagai pemain yang turun ke lapangan, melainkan sebagai bagian dari staf kepelatihan Barça Atlètic yang mulai membangun karier baru dari lingkungan klub tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online







































:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5539824/original/003583100_1774624130-IMG_6564.JPG.jpeg)

:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5324850/original/079448900_1755868038-Elkan-Baggott.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5215189/original/094397100_1746795977-20250509AA_Persija_Jakarta_vs_Bali_United-8.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5558829/original/015961100_1776485350-IMG_20260418_120558_524.jpg)



:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,1125,20,0)/kly-media-production/medias/5399789/original/029438800_1762005007-Dewa_United_vs_Shan_United-8.jpg)