RSAU Dody Sardjoto menerima satu jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang dievakuasi Tim SAR melalui jalur udara. - Antara.
Harianjogja.com, MAKASSAR—TNI Angkatan Udara melalui Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU) dr. Dody Sardjoto menerima satu jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 yang berhasil dievakuasi Tim SAR Gabungan pada Rabu. Proses evakuasi dilakukan melalui jalur udara mengingat medan lokasi kejadian berada di kawasan pegunungan dengan tingkat kesulitan tinggi.
Berdasarkan siaran pers resmi TNI AU yang diterima di Jakarta, jenazah korban dievakuasi menggunakan helikopter Rescue Basarnas Dauphin AS-365 N3. Helikopter tersebut membawa jenazah dari kawasan Gunung Bulusaraung menuju Pangkalan TNI AU (Lanud) Sultan Hasanuddin sebelum diserahkan kepada tim medis.
Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau), Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana, menjelaskan bahwa proses evakuasi udara menjadi tahapan krusial setelah Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi jenazah ke titik aman di tengah medan pegunungan yang curam dan sulit dijangkau.
“Setibanya di Lanud Sultan Hasanuddin, jenazah dipindahkan ke ambulans RSAU dr. Dody Sardjoto. Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSAU dr. Dody Sardjoto untuk dilakukan proses identifikasi awal sebelum diserahkan ke posko Disaster Victim Identification (DVI) di RS Bhayangkara,” ujar I Nyoman.
Ia menambahkan, hingga saat ini proses identifikasi terhadap jenazah tersebut masih terus berlangsung. TNI AU, kata dia, berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh kepada seluruh unsur terkait guna mempercepat proses evakuasi dan identifikasi para korban kecelakaan pesawat ATR 42-500.
Selain dukungan medis, TNI AU juga memastikan kesiapan personel, alat utama sistem persenjataan (alutsista), serta berbagai fasilitas pendukung lainnya untuk menunjang kelancaran operasi pencarian dan evakuasi.
“TNI AU bersama seluruh elemen SAR masih melanjutkan pencarian terhadap korban lainnya. Kami memastikan dukungan mobilitas udara, kesiapan personel medis, serta logistik di Lanud Sultan Hasanuddin tetap disiagakan agar setiap tahapan evakuasi dapat berjalan cepat dan aman,” kata I Nyoman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara


















































