Pengelola Bank Sampah Berlian 08 saat memasukkan sampah plastik untuk diolah menjadi bahan bakar, Jumat (19/12/2025). - Harian Jogja - Ariq Fajar Hidayat Foto
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja semakin memaksimalkan pengolahan sampah mandiri lewat Unit Pengolahan Sampah (UPS) dan kemitraan dengan pengelola swasta menyusul penghentian pembuangan ke TPST Piyungan pada awal 2026.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Jogja, Rajwan Taufiq, menyampaikan bahwa produksi sampah harian di Kota Jogja masih berada di kisaran 300 ton per hari, dengan 50–60% di antaranya merupakan sampah organik.
“Sejak TPST Piyungan tidak lagi menerima sampah dari Kota Jogja, kami memperkuat sistem pengolahan mandiri. UPS saat ini mampu menangani sekitar 190 ton per hari, ditambah kerja sama dengan pihak swasta sekitar 50–60 ton per hari,” ujar Rajwan, Sabtu (10/1/2026).
Dengan kapasitas tersebut, lebih dari separuh timbulan sampah harian telah ditangani oleh UPS dan mitra swasta. Sisanya diharapkan dapat diserap melalui pengolahan berbasis masyarakat.
Rajwan menjelaskan Pemkot terus mendorong warga memanfaatkan program Masyarakat Jogja Olah Sampah (Mas Jos) untuk mengurangi sampah sejak dari rumah. Salah satu program utamanya adalah pemilahan dan pengumpulan sampah organik basah menggunakan ember bekas cat berukuran 25 kilogram.
“Gerakan ini sudah berjalan hingga sekitar 1.000 ember. Sampah organik basah yang terkumpul mencapai 25 ton per hari, dan sudah ada sejumlah offtaker yang memanfaatkannya,” ujarnya.
Selain organik basah, Pemkot Jogja juga mengolah sampah organik kering menjadi pupuk. Saat ini terdapat 35 titik penjemputan dengan kapasitas sekitar 5 ton per hari.
Untuk sampah anorganik, Pemkot mengoptimalkan peran 701 bank sampah yang tersebar di wilayah kota. Melalui jejaring tersebut, ditargetkan sekitar 20 ton sampah anorganik tersalurkan ke industri daur ulang.
“Dengan kolaborasi semua pihak, kami optimistis pengelolaan sampah mandiri di Kota Jogja dapat semakin kuat,” kata Rajwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


















































