Kapten Vietnam U-23 Alami Cedera ACL, Menangis Bukan Karena Rasa Sakit

2 hours ago 2

Harianjogja.com, JOGJA—Kekalahan Vietnam U-23 dari China di semifinal Piala Asia U-23 2026 meninggalkan luka mendalam bagi sang kapten, Nguyen Hieu Minh. Gelandang berusia 21 tahun itu dipastikan mengalami cedera ligamen anterior cruciate (ACL) yang membuatnya harus mengakhiri turnamen lebih cepat.

Hieu Minh mengalami cedera serius akibat benturan pada menit ke-30 pertandingan semifinal melawan China, Selasa (20/1/2026). Ia tidak mampu melanjutkan laga dan harus ditarik keluar lapangan sambil menangis saat mendapat perawatan medis di pinggir lapangan.

Cedera tersebut memaksa Hieu Minh dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan dan dipastikan absen pada laga perebutan tempat ketiga melawan Korea Selatan. Kehilangan sang kapten menjadi pukulan berat bagi Vietnam, yang kemudian kebobolan tiga gol dan tersingkir dari perebutan tiket final.

Sehari setelah pertandingan, Hieu Minh mengungkapkan perasaannya melalui unggahan di media sosial pribadi. Ia menjelaskan bahwa tangisan yang terlihat di lapangan bukan disebabkan oleh rasa sakit fisik.

“Kemarin, air mata yang saya tumpahkan bukan karena rasa sakit fisik, tetapi karena penyesalan dan rasa bersalah yang mendalam, penyesalan karena tidak mampu bertahan di lapangan, karena tidak mampu berjuang hingga saat-saat terakhir, karena tidak mampu sepenuhnya mengabdikan diri pada bendera yang selalu saya bawa di hati,” tulis Hieu Minh, seperti dikutip dari Bongda.

Ia mengakui cedera tersebut membuatnya merasa gagal memenuhi tanggung jawab sebagai pemimpin tim. Namun demikian, Hieu Minh menegaskan tidak akan menyerah dan bertekad kembali lebih kuat setelah menjalani pemulihan.

“Setelah operasi, saya berjanji akan melakukan yang terbaik selama proses pemulihan, berlatih dengan segenap kemauan dan tekad saya,” tegasnya.

Cedera ACL ini diperkirakan membutuhkan waktu pemulihan yang panjang, sehingga berpotensi memengaruhi kiprah Hieu Minh di level klub maupun tim nasional dalam beberapa bulan ke depan.

Absennya sang kapten bukan hanya kehilangan secara taktis bagi Vietnam U-23, tetapi juga meninggalkan momen emosional yang menyentuh bagi rekan setim dan para pendukung Golden Star Warriors.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |