Harianjogja.com, MIAMI—Inter Miami CF kembali gagal meraih kemenangan saat menjamu New York Red Bulls dalam lanjutan Major League Soccer (MLS) 2026. Bermain di stadion baru, tuan rumah harus puas dengan skor imbang 2-2, Minggu (12/4/2026).
Hasil ini terasa pahit karena Lionel Messi nyaris menjadi penentu kemenangan di masa injury time. Tendangan bebasnya berhasil ditepis kiper Ethan Horvath tepat di garis gawang.
Red Bulls Unggul Lebih Dulu
Tim tamu membuka keunggulan pada menit ke-15 melalui Jose Ruvalcaba yang memanfaatkan umpan Julian Hall. Gol ini membuat Inter Miami tertinggal lebih dulu.
Tuan rumah merespons jelang turun minum. Matteo Silvetti sukses menyamakan kedudukan setelah menerima assist dari Rodrigo De Paul. Skor 1-1 bertahan hingga jeda.
Memasuki babak kedua, dominasi Inter Miami mulai terlihat. Peran Lionel Messi sebagai pengatur serangan membuka ruang bagi German Berterame.
Striker asal Meksiko itu mencetak gol pada menit ke-55 sekaligus gol perdananya musim ini untuk membawa Inter Miami unggul 2-1.
Keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Pada menit ke-77, pemain muda Adri Mehmeti mencetak gol penyeimbang bagi Red Bulls. Gol ini juga menjadi debutnya di MLS.
Skor 2-2 bertahan hingga akhir pertandingan meski kedua tim terus mencoba mencetak gol tambahan.
Pelatih Inter Miami, Javier Mascherano, mengaku kecewa dengan hasil tersebut. Ia menilai kesalahan di lini belakang menjadi penyebab utama kegagalan meraih tiga poin.
“Kami membayar mahal atas beberapa kesalahan. Tim sebenarnya sudah berusaha maksimal untuk menang,” ujarnya.
Hasil ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Inter Miami menjadi enam pertandingan. Namun, dua laga kandang terakhir di stadion baru selalu berakhir dengan skor identik 2-2.
Kondisi ini menjadi pekerjaan rumah bagi tim untuk meningkatkan konsistensi, terutama dalam menjaga keunggulan di lini pertahanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.


















































