Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland

7 hours ago 3

Inggris Bahas Opsi Penempatan Pasukan NATO di Greenland Inggris membahas opsi penempatan pasukan NATO di Greenland menyusul wacana aneksasi oleh AS dan meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Arktik. - Antara.

Harianjogja.com, JAKARTA—Inggris dilaporkan tengah melakukan pembicaraan dengan sejumlah sekutu Eropa di NATO terkait kemungkinan penempatan pasukan aliansi di Greenland. Langkah tersebut muncul di tengah kekhawatiran atas wacana aneksasi pulau strategis itu oleh Amerika Serikat.

Harian The Telegraph melaporkan sejumlah pejabat Inggris telah bertemu dengan mitra dari Prancis dan Jerman untuk membahas tahap awal rencana tersebut. London disebut mempertimbangkan opsi pengerahan personel militer, kapal perang, hingga pesawat ke kawasan Arktik, dengan dalih meningkatnya ancaman keamanan yang dikaitkan dengan Rusia dan China.

Negara-negara Eropa berharap peningkatan kehadiran NATO di Greenland dapat meyakinkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump bahwa Washington tidak perlu menguasai pulau tersebut demi kepentingan pertahanan.

Laporan itu mencuat setelah Daily Mail menyebut Trump telah memerintahkan komandan pasukan operasi khusus AS untuk menyusun rencana invasi ke Greenland. Penasihat kebijakan Trump, Stephen Miller, disebut sebagai salah satu pendukung utama gagasan tersebut.

Pekan lalu, Trump mengatakan kepada majalah The Atlantic bahwa Amerika Serikat “mutlak” membutuhkan Greenland karena pulau itu disebut “dikepung kapal-kapal Rusia dan China”.

Pernyataan tersebut memicu reaksi keras dari Denmark. Perdana Menteri Denmark Mette Frederiksen secara terbuka mendesak Trump menghentikan ancaman aneksasi terhadap Greenland, yang merupakan wilayah otonom di bawah Kerajaan Denmark.

Greenland memiliki pemerintahan sendiri dengan kewenangan luas dalam urusan domestik, meskipun kebijakan luar negeri dan pertahanan masih berada di bawah kendali Kopenhagen.

Pulau terbesar di dunia itu memiliki posisi strategis di kawasan Arktik serta kaya sumber daya alam, sehingga kerap menjadi sorotan dalam dinamika geopolitik global. Greenland merupakan koloni Denmark hingga 1953 dan tetap menjadi bagian dari Kerajaan Denmark setelah memperoleh status otonomi pada 2009.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |