Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg September 2026, Cek Daftarnya

5 hours ago 2

Harianjogja.com, JOGJA—Harga LPG nonsubsidi ukuran 5,5 kg dan 12 kg memasuki September 2026 tanpa perubahan dari penyesuaian terakhir pada Agustus. Berdasarkan data harga yang tercantum untuk wilayah distribusi Pertamina, harga Bright Gas 5,5 kg dan 12 kg masing-masing berada mulai Rp95.000 dan Rp198.000, tergantung wilayah pembelian.

Penyesuaian terakhir dilakukan pada 15 Agustus 2026. Saat itu, harga Bright Gas 5,5 kg turun Rp1.000 per tabung menjadi Rp102.000, sedangkan ukuran 12 kg turun Rp2.000 menjadi Rp218.000 untuk wilayah yang menerapkan harga tersebut. Penurunan itu merupakan hasil evaluasi berkala Pertamina Patra Niaga.

Perbedaan harga antardaerah membuat masyarakat perlu mengecek harga berdasarkan lokasi pembelian. Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Barat berada dalam kelompok harga Rp102.000 untuk tabung 5,5 kg dan Rp218.000 untuk tabung 12 kg, sedangkan sejumlah daerah di Sumatera hingga Indonesia timur memiliki harga lebih tinggi.

Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg di Berbagai Wilayah

Untuk wilayah Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, dan Nusa Tenggara Barat, harga LPG 5,5 kg tercantum Rp102.000 per tabung. Sementara itu, LPG ukuran 12 kg berada pada harga Rp218.000 per tabung.

Harga tersebut juga menjadi patokan bagi masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta yang menggunakan Bright Gas ukuran 5,5 kg maupun 12 kg. Dengan demikian, konsumen di wilayah tersebut dapat menjadikan Rp102.000 dan Rp218.000 sebagai acuan harga agen sesuai data yang tersedia.

Di sejumlah wilayah Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Lampung, harga LPG 5,5 kg berada di angka Rp106.000. Untuk tabung 12 kg, harganya Rp220.000.

Sementara itu, harga di Free Trade Zone atau FTZ Batam menjadi yang paling rendah dalam daftar tersebut. Bright Gas 5,5 kg dijual Rp95.000 per tabung, sedangkan ukuran 12 kg berada di angka Rp198.000.

Kelompok harga berikutnya mencakup Kepulauan Bangka Belitung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Sulawesi Tenggara. Harga LPG 5,5 kg di wilayah tersebut tercatat Rp109.000 dan ukuran 12 kg Rp228.000.

Untuk Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan, harga LPG 5,5 kg berada pada Rp106.000 per tabung. Sementara itu, ukuran 12 kg dibanderol Rp220.000.

Harga LPG Termahal Ada di Maluku dan Papua

Perbedaan harga semakin terlihat di wilayah Indonesia timur. Di Kalimantan Utara, khususnya Tarakan, harga LPG 5,5 kg tercatat Rp119.000 per tabung dan ukuran 12 kg mencapai Rp255.000.

Harga yang lebih tinggi tercatat di Maluku, khususnya Ambon, dan Papua, khususnya Jayapura. Untuk kedua wilayah tersebut, LPG 5,5 kg dibanderol Rp129.000, sedangkan ukuran 12 kg mencapai Rp275.000 per tabung.

Dengan angka tersebut, Maluku dan Papua menjadi wilayah dengan harga tertinggi dalam daftar yang tersedia. Perbedaan harga antardaerah berkaitan dengan kondisi distribusi, biaya transportasi, serta infrastruktur yang tersedia di masing-masing wilayah.

Kondisi geografis dan jarak distribusi menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan ketika membandingkan harga LPG antardaerah. Karena itu, harga yang tercantum dalam satu wilayah tidak dapat langsung dijadikan patokan untuk daerah lainnya.

Delapan Provinsi Belum Memiliki SPBE

Pertamina juga mencatat terdapat delapan provinsi yang belum memiliki Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE). Daerah tersebut adalah Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Barat, Maluku Utara, Papua Barat, Papua Selatan, Papua Pegunungan, Papua Tengah, dan Papua Barat Daya.

Karena belum tersedia SPBE di delapan provinsi tersebut, Pertamina tidak menampilkan harga LPG 5,5 kg dan 12 kg untuk wilayah-wilayah tersebut. Masyarakat yang berada di daerah tersebut perlu memperoleh informasi harga melalui jalur distribusi setempat atau agen resmi Pertamina.

Keterangan mengenai ketersediaan SPBE ini juga telah muncul dalam daftar harga LPG Pertamina pada periode sebelumnya. Data Pertamina yang dikutip sejumlah media menyebut delapan provinsi tersebut tidak memiliki harga yang ditampilkan karena fasilitas SPBE belum tersedia.

Harga LPG Bertahan Memasuki September

Bagi pengguna LPG 5,5 kg dan 12 kg, perubahan harga pada pertengahan Agustus menjadi acuan memasuki September 2026. Harga Rp102.000 untuk ukuran 5,5 kg dan Rp218.000 untuk ukuran 12 kg berlaku pada kelompok wilayah yang masuk dalam zonasi tersebut setelah sebelumnya masing-masing berada di Rp103.000 dan Rp220.000.

Khusus masyarakat di Daerah Istimewa Yogyakarta, harga LPG 5,5 kg sebesar Rp102.000 dan ukuran 12 kg Rp218.000 menjadi angka yang perlu diperhatikan ketika membeli di agen resmi sesuai ketentuan wilayah distribusi.

Harga yang diterima konsumen juga dapat dipengaruhi lokasi distribusi. Karena itu, masyarakat sebaiknya mengecek harga di agen resmi Pertamina sebelum membeli, terutama jika lokasi pembelian berada jauh dari titik distribusi LPG.

Dengan harga yang telah disesuaikan pada Agustus dan masih menjadi acuan memasuki September, pengguna dapat memperkirakan kebutuhan LPG rumah tangga berdasarkan ukuran tabung yang digunakan. Pemeriksaan harga terbaru tetap diperlukan karena harga dapat berubah mengikuti kebijakan dan ketentuan distribusi yang berlaku.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |