Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) BPBD Bantul saat melakukan penanganan tumpahan solar di kawasan Simpang Empat Karang Turi, Banguntapan - Dok BPBD Bantul
Harianjogja.com, BANTUL —Petugas Damkarmat BPBD Bantul membersihkan tumpahan solar di simpang empat Karang Turi, Banguntapan, Jumat (9/1/2026) pagi, guna mencegah kecelakaan akibat jalan licin.
Kronologi Penanganan Tumpahan Solar
Kepala Bidang Damkarmat BPBD Bantul, Irawan Kurnianto, menjelaskan bahwa laporan diterima dari Pusdalops Bantul sekitar pukul 08.19 WIB. Laporan tersebut berasal dari pengguna jalan yang khawatir akan keselamatan pengendara lain saat melintasi lokasi tersebut.
“Pelapor khawatir tumpahan solar membahayakan pengguna jalan yang melintas, sehingga meminta bantuan untuk dilakukan pembersihan,” ujar Irawan, Jumat.
Menindaklanjuti laporan warga, petugas Damkarmat segera diterjunkan ke lokasi untuk melakukan penyemprotan dan pembersihan jalan menggunakan air bertekanan tinggi. Proses penanganan berlangsung intensif hingga kondisi aspal dinyatakan kering dan aman untuk dilalui kendaraan kembali.
Irawan memastikan tidak ada korban jiwa maupun kerugian material dalam kejadian ini. Meski sempat dilakukan pengaturan lalu lintas selama proses penyemprotan, arus kendaraan di sekitar simpang empat Karang Turi terpantau tetap lancar.
“Penanganan ini termasuk dalam kategori pelayanan non-kebakaran. Fokus utama kami adalah memastikan keselamatan masyarakat dan mencegah risiko kecelakaan fatal akibat jalan licin,” imbuhnya.
Dalam operasi pembersihan tersebut, Damkarmat BPBD Bantul mengerahkan satu unit sarana prasarana GM07 dengan lima personel, yaitu Rustamtoro, Agus Marwanto, MK Umam, Rusta Noviantoro, dan Wisnu A Santoso.
Pihak BPBD Bantul mengimbau masyarakat untuk proaktif melapor jika menemukan kondisi jalan yang membahayakan, seperti tumpahan minyak, pohon tumbang, atau material lain di badan jalan.
Masyarakat dapat menghubungi layanan darurat melalui call center 112 (bebas pulsa) atau melalui nomor resmi BPBD Bantul untuk mendapatkan penanganan segera dari petugas terkait.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


















































