Britney Spears. - Reuters
Harianjogja.com, JOGJA—Britney Spears mengungkap alasan emosional di balik keputusannya berhenti tampil di Amerika Serikat. Lewat media sosial, ia menyebut menari sebagai cara menyembuhkan trauma fisik dan mental.
Ia menyebut aktivitas tersebut sebagai bagian dari proses penyembuhan trauma fisik dan mental yang tidak diketahui publik.
"Aku menari di Instagram untuk menyembuhkan hal-hal di tubuhku yang tidak diketahui orang lain. Terkadang memalukan, tapi aku melewati api demi menyelamatkan hidupku," tulis pelantun Toxic tersebut.
Meski menutup pintu untuk panggung Amerika Serikat, penyanyi berusia 44 tahun ini memberikan sinyal hijau untuk tampil di luar negeri. Spears mengungkapkan impiannya untuk tampil bersama sang putra di wilayah Britania atau Australia.
Britney Spears memiliki dua anak, yakni Sean Preston dan Jayden, dari mantan suaminya Kevin Federline. Namun, pada pada Maret lalu, ia membagikan video Jayden bermain piano di Instagram-nya yang diunggah ulang pada April dan memuji kemampuannya.
"Dia genius dan aku kagum padanya!!! Aku tidak percaya dia anakku!!! Sejujurnya aku takut. Itu tidak normal!!!" tulis Spears dalam keterangan fotonya sebelumnya, seperti yang dilaporkan PEOPLE.
Keputusan ini menandai berakhirnya karier panggung Spears di negaranya sendiri. Penampilan terakhirnya di AS tercatat pada Oktober 2018 saat menutup tur Piece of Me di Austin, Texas.
Sebelumnya, Spears sempat merencanakan residensi kedua di Las Vegas pada 2019, namun dibatalkan akibat masalah kesehatan ayahnya, Jamie Spears, yang kemudian berujung pada perselisihan panjang terkait konservatori. Kini, Spears tampak lebih fokus pada kebebasan pribadi dan pengembangan bakat musik anak-anaknya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


















































