BI Gelar QJI x JRF 2026, Dorong QRIS dan UMKM Jogja

6 hours ago 5

BI Gelar QJI x JRF 2026, Dorong QRIS dan UMKM Jogja

Bank Indonesia (BI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar QRIS Jelajah Kuliner Indonesia (QJI) x Jogja Rupiah Festival (JRF) 2026 pada 4–5 Juli 2026.

Harianjogja.com, JOGJA—Bank Indonesia (BI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar QRIS Jelajah Kuliner Indonesia (QJI) x Jogja Rupiah Festival (JRF) 2026 pada 4–5 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi upaya memperkuat literasi sistem pembayaran digital sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Rupiah.

Acara yang berlangsung di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM) ini menjadi kolaborasi antara Bank Indonesia, pemerintah daerah, industri perbankan, akademisi, komunitas, hingga pelaku UMKM. Sinergi tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan digital yang inklusif di DIY.

Kepala Perwakilan BI DIY, Sri Darmadi Sudibyo, mengatakan QJI 2026 merupakan tahun ketiga penyelenggaraan. Jika sebelumnya mengangkat tema budaya, tahun ini QJI bertransformasi dengan fokus pada kekayaan kuliner nusantara.

“Antusiasme sangat tinggi, tercatat lebih dari 440 pendaftar mengikuti seleksi. Dari jumlah tersebut, terpilih 10 tim finalis yang akan berkompetisi membawa misi edukasi QRIS sekaligus promosi kuliner lokal,” ujarnya saat pembukaan, Sabtu (4/7/2026).

Melalui kompetisi ini, BI mendorong masyarakat semakin terbiasa menggunakan pembayaran nontunai berbasis QRIS. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkenalkan kuliner khas sebagai bagian dari identitas budaya.

Selain QJI, Jogja Rupiah Festival (JRF) turut menghadirkan berbagai rangkaian edukasi bertema Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah. Program ini menyasar generasi muda agar lebih memahami fungsi Rupiah sekaligus menjaga kedaulatan mata uang nasional.

Dalam kesempatan tersebut, BI juga memberikan penghargaan kepada pemenang CBP Rupiah Championship 2026 dari berbagai kategori, mulai dari Duta Muda, Duta Guru, hingga Content Creator Hunt. Apresiasi ini menjadi bagian dari gerakan bersama dalam mengkampanyekan kecintaan terhadap Rupiah.

Tak hanya itu, kegiatan juga diramaikan dengan program sosial “Koin Migunani”, yakni gerakan donasi uang logam yang diinisiasi BI DIY bersama Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD). Program ini bertujuan mengoptimalkan pemanfaatan uang logam sekaligus menumbuhkan semangat berbagi di masyarakat.

Hari pertama kegiatan diisi dengan Fun Walk yang diikuti ratusan peserta, dilanjutkan expo, talkshow, hingga community mentorship yang melibatkan lebih dari 450 peserta. Sementara itu, 10 finalis QJI menjalani berbagai misi edukatif, mulai dari transportasi, keamanan siber, hingga implementasi QRIS di lapangan.

Pada hari kedua, Minggu (5/7/2026), peserta melanjutkan tantangan di sejumlah lokasi ikonik di Jogja, seperti kawasan Tugu-Malioboro hingga Kulonprogo. Mereka menjalankan misi terkait elektronifikasi transaksi, edukasi CBP Rupiah, hingga pemanfaatan layanan BI-FAST.

Bank Indonesia berharap melalui kegiatan ini, literasi keuangan digital di DIY semakin meningkat, terutama di kalangan generasi muda. Selain itu, kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

“Ini bukan hanya festival, tetapi gerakan bersama untuk memperkuat ekosistem digital sekaligus melestarikan budaya, khususnya kuliner nusantara,” kata Sri Darmadi.

Dengan konsep edukatif dan interaktif, QJI x JRF 2026 diharapkan menjadi momentum strategis dalam mendorong transformasi digital di sektor ekonomi sekaligus memperkuat identitas budaya lokal di tengah arus globalisasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Abdul Hamied Razak

Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |