Hotel dan Restoran di DIY Mulai Jual Paket Bukber Ramadan

1 week ago 10

Hotel dan Restoran di DIY Mulai Jual Paket Bukber Ramadan Sajian menu yang ditawarkan Hotel Dafam Fortuna Yogyakarta lewat program Bukavaganza. - Istimewa

Harianjogja.com, JOGJA—Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) DIY menyebut pelaku usaha perhotelan dan restoran di Daerah Istimewa Yogyakarta mulai bersiap menyambut Ramadan. Sejumlah hotel, baik berbintang maupun nonbintang, telah menyiapkan paket buka puasa dengan beragam konsep dan harga.

Wakil Sekretaris PHRI DIY, Wahyu Wikan Trispratiwi, mengatakan masing-masing hotel sudah menyiapkan promo khusus Ramadan. Bahkan, beberapa di antaranya telah menggelar showcase untuk memperkenalkan paket yang ditawarkan kepada calon tamu.

Menurut Wikan, reservasi untuk buka puasa bersama (bukber) sudah mulai masuk, meski pola pemesanannya masih didominasi sistem last minute.

“Biasanya di H+1 dan H+2 masih bersama keluarga. Mulai H+4 baru banyak yang reservasi bersama rekan kerja atau teman di luar rumah,” ujarnya, Selasa (10/2/2026).

Bidik Tamu Individu Lokal

PHRI DIY tidak memasang target khusus untuk jumlah reservasi selama Ramadan. Target okupansi dan penjualan diserahkan kepada masing-masing hotel dan restoran.

Namun demikian, pihaknya berharap jumlah tamu pada Ramadan tahun ini dapat meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Wikan menjelaskan, pasar utama paket buka puasa di DIY justru berasal dari tamu individu lokal, bukan instansi pemerintah. Masyarakat memanfaatkan momen Ramadan untuk bersilaturahmi, mulai dari bukber keluarga, teman sekolah, hingga reuni menjelang Lebaran.

“Kebanyakan tamu adalah individu lokal Jogja yang menikmati buka puasa bersama keluarga atau teman. Mudah-mudahan daya beli masyarakat baik sehingga bisa memilih paket sesuai budget masing-masing,” katanya.

Harga Mulai Rp100.000 per Orang

Paket Ramadan umumnya ditawarkan sejak hari pertama puasa hingga akhir Ramadan. Untuk harga, paket buka puasa di hotel dan restoran DIY dibanderol mulai sekitar Rp100.000 hingga hampir Rp300.000 per orang.

Mayoritas hotel mengusung konsep all you can eat dengan variasi menu yang cukup lengkap. Pilihan hidangan mencakup menu nusantara, barbeque, hingga sajian internasional seperti Mediterania dan Western, menyesuaikan tema masing-masing properti.

Okupansi Diperkirakan Turun Jelang Ramadan

Sementara itu, setelah periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru), tingkat okupansi hotel di DIY sempat terdongkrak oleh kegiatan segmen korporasi, seperti meeting, team building, dan agenda instansi.

Meski demikian, okupansi diperkirakan mulai melandai mendekati H-2 Ramadan seiring perubahan pola perjalanan dan kegiatan masyarakat menjelang bulan puasa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |