Harga Mobil LCGC Bekas September 2026 Mulai Rp65 Jutaan, Ini Daftarnya

1 hour ago 2

Jumali

Jumali Jum'at, 18 September 2026 12:37 WIB

Harga Mobil LCGC Bekas September 2026 Mulai Rp65 Jutaan, Ini Daftarnya

Model berpose di dekat mobil Datsun Go pada peluncurannya di Jakarta, Rabu (6/6/2018)./JIBI-Nurul Hidayat

Harianjogja.com, JOGJA— Pilihan mobil Low Cost Green Car (LCGC) bekas masih cukup beragam pada September 2026. Dengan rentang harga mulai sekitar Rp65 juta, konsumen dengan anggaran terbatas masih memiliki sejumlah pilihan mobil bekas dari segmen tersebut.

Berdasarkan penelusuran pasar pada 17 September 2026, harga LCGC bekas berbeda-beda menurut model, tahun produksi, tipe, kondisi, dan riwayat kendaraan. Beberapa model bahkan masih bisa ditemukan dengan harga di bawah Rp100 juta.

Datsun GO+ Mulai Rp65 Juta

Datsun GO+ menjadi salah satu pilihan dengan harga awal paling rendah dalam daftar LCGC bekas September 2026. Model produksi 2015-2019 tersebut berada di kisaran Rp65 juta hingga Rp85 juta.

Pilihan lainnya adalah Suzuki Karimun Wagon R produksi 2014-2021 dengan harga sekitar Rp66 juta-Rp95 juta.

Kedua model tersebut sudah tidak menjadi pilihan mobil baru di pasar Indonesia, tetapi masih tersedia sebagai kendaraan bekas.

Toyota Agya produksi 2013-2024 juga dapat ditemukan dengan harga mulai Rp73 juta hingga Rp154 juta. Sementara Daihatsu Ayla produksi 2013-2024 berada di kisaran Rp78,5 juta-Rp171 juta.

Berikut daftar lengkap harga LCGC bekas yang dapat menjadi gambaran pasar September 2026:

ModelTahun produksiKisaran harga
Toyota Agya2013-2024Rp73 juta-Rp154 juta
Daihatsu Ayla2013-2024Rp78,5 juta-Rp171 juta
Honda Brio Satya2013-2023Rp92,5 juta-Rp182 juta
Toyota Calya2016-2024Rp105 juta-Rp152 juta
Daihatsu Sigra2016-2024Rp95 juta-Rp139 juta
Datsun GO+2015-2019Rp65 juta-Rp85 juta
Suzuki Karimun Wagon R2014-2021Rp66 juta-Rp95 juta

Rentang tersebut mencakup berbagai tahun produksi dan tipe sehingga bukan merupakan harga satu unit tertentu. Kondisi setiap kendaraan juga dapat membuat harga jual aktual berbeda.

LCGC Punya Porsi Besar di Lelang

Minat terhadap mobil LCGC bekas juga terlihat dalam aktivitas balai lelang kendaraan.

Data Balai Lelang JBA Indonesia untuk periode Januari-Agustus 2026 menunjukkan LCGC menyumbang sekitar 24 persen dari total unit kendaraan yang dilelang. Porsi tersebut membuat LCGC menjadi salah satu segmen dengan kontribusi besar dalam aktivitas lelang JBA.

Jika digabungkan dengan MPV dan SUV, ketiga segmen tersebut menyumbang sekitar 73 persen dari total unit kendaraan yang dilelang. MPV memiliki porsi sekitar 34 persen, sedangkan SUV sekitar 14 persen.

Data tersebut menggambarkan besarnya porsi kendaraan penumpang populer dalam aktivitas lelang, meski angka lelang tidak dapat langsung disamakan dengan angka penjualan ritel mobil bekas.

Jangan Hanya Melihat Harga

Harga murah menjadi salah satu pertimbangan ketika mencari mobil bekas, tetapi kondisi unit tetap perlu diperiksa sebelum transaksi.

Calon pembeli sebaiknya mengecek kondisi mesin, transmisi, kaki-kaki, bodi, interior, serta jarak tempuh kendaraan. Riwayat perawatan juga penting untuk mengetahui pekerjaan servis yang sudah dilakukan dan kemungkinan biaya perbaikan setelah mobil dibeli.

Kelengkapan serta keabsahan dokumen kendaraan tidak kalah penting. Nomor rangka dan nomor mesin perlu dicocokkan dengan dokumen yang menyertai mobil.

Dengan demikian, daftar harga tersebut lebih tepat digunakan sebagai patokan awal untuk mencari LCGC bekas. Harga transaksi sebenarnya dapat berbeda bergantung pada kondisi unit, tahun produksi, tipe, lokasi penjualan, dan faktor lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |