Jumali Jum'at, 04 September 2026 10:57 WIB
Harianjogja.com, JOGJA —Google resmi memperkenalkan Google Pics, platform pembuatan dan pengeditan gambar berbasis kecerdasan buatan (AI) yang diposisikan sebagai pesaing Canva dan Adobe Express.
Produk baru tersebut diperkenalkan sebagai bagian dari upaya Google memperluas pemanfaatan AI generatif dalam aktivitas kreatif sehari-hari, mulai dari pembuatan konten media sosial hingga kebutuhan presentasi dan materi promosi.
Google Pics ditenagai model AI bernama Nano Banana, yang memungkinkan pengguna membuat maupun memodifikasi gambar hanya melalui instruksi teks.
Kehadiran platform ini menambah ketat persaingan di pasar desain digital yang selama beberapa tahun terakhir didominasi Canva dan Adobe.
Fokus pada Kreasi Berbasis AI
Berbeda dengan aplikasi desain konvensional yang mengandalkan proses drag-and-drop atau penyuntingan manual, Google Pics lebih menonjolkan pendekatan berbasis AI.
Pengguna dapat memberikan instruksi mengenai gambar yang ingin dibuat atau diubah, kemudian sistem AI akan membantu menghasilkan berbagai opsi visual yang sesuai.
Pendekatan tersebut membuat Google Pics lebih berperan sebagai asisten kreatif dibandingkan alat desain tradisional.
Google menilai metode ini dapat membantu pengguna yang tidak memiliki latar belakang desain profesional untuk tetap menghasilkan konten visual yang menarik.
Platform tersebut juga dirancang untuk mempercepat proses produksi konten tanpa harus memulai desain dari awal.
Bisa Ubah Objek hingga Terjemahkan Teks
Salah satu fitur utama Google Pics adalah kemampuan mengedit elemen tertentu di dalam gambar.
Pengguna dapat mengisolasi objek, mengubah tampilannya, atau mengganti bagian tertentu tanpa perlu melakukan proses penyuntingan yang rumit.
Google juga membekali platform ini dengan kemampuan menerjemahkan teks yang terdapat di dalam gambar.
Fitur tersebut memungkinkan pengguna membuat versi multibahasa dari satu materi visual tanpa harus mendesain ulang seluruh konten.
Kemampuan lain yang disorot adalah pembuatan beberapa variasi gambar dari satu konsep yang sama.
Dengan demikian, pengguna dapat membandingkan beberapa hasil sebelum menentukan desain yang paling sesuai dengan kebutuhan.
Selain itu, Google Pics mendukung kolaborasi secara real-time sehingga beberapa anggota tim dapat mengerjakan proyek yang sama secara bersamaan.
Terintegrasi dengan Workspace
Google memastikan Google Pics akan menjadi bagian dari ekosistem Workspace.
Pada tahap awal, integrasi akan tersedia di Google Docs dan Google Slides.
Melalui integrasi tersebut, pengguna dapat membuat, menyisipkan, serta mengedit gambar langsung dari aplikasi produktivitas yang mereka gunakan sehari-hari.
Google juga berencana memperluas dukungan ke Google Drive agar pengelolaan aset visual menjadi lebih terpusat.
Langkah ini dinilai dapat memberikan keunggulan tersendiri karena banyak perusahaan dan institusi pendidikan telah menggunakan Workspace sebagai platform kerja utama.
Tantangan untuk Canva dan Adobe
Peluncuran Google Pics menjadi sinyal bahwa persaingan di sektor desain berbasis AI semakin kompetitif.
Canva selama ini dikenal sebagai platform desain yang menawarkan ribuan template dan memungkinkan kreator memperoleh penghasilan melalui kontribusi desain.
Sementara itu, Adobe Express mengandalkan integrasi dengan berbagai produk Adobe serta fitur penyuntingan yang lebih dekat dengan kebutuhan profesional.
Google mencoba mengambil jalur berbeda dengan menempatkan AI sebagai pusat pengalaman pengguna.
Alih-alih mengharuskan pengguna membangun desain dari nol, Google Pics dirancang untuk membantu menghasilkan konsep visual melalui percakapan dan instruksi sederhana.
Strategi tersebut berpotensi menarik pengguna yang menginginkan proses pembuatan konten lebih cepat dan praktis.
Google menyatakan Google Pics akan mulai tersedia untuk sebagian pelanggan Google Workspace serta pelanggan Google AI Pro dan Google AI Ultra dalam beberapa minggu mendatang.
Kehadiran platform ini sekaligus memperlihatkan semakin besarnya peran AI generatif dalam industri kreatif digital.
Jika berhasil menarik pengguna dalam jumlah besar, Google Pics dapat menjadi salah satu pesaing serius bagi Canva maupun Adobe Express yang selama ini mendominasi pasar desain daring.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

















































