Chery Resmi Ambil Alih Pabrik Nissan di Afsel, Target Produksi 2027

9 hours ago 8

Jumali

Jumali Minggu, 05 Juli 2026 16:07 WIB

Harianjogja.com, JOGJA— Produsen otomotif asal China, Chery, resmi mengambil alih bekas pabrik Nissan di Rosslyn, Pretoria, Afrika Selatan, pada Jumat (3/7/2026). Langkah ini menandai transisi Chery dari sekadar importir menjadi pabrikan lokal, sekaligus memperkuat posisinya sebagai eksportir mobil terbesar dari China yang semakin agresif berekspansi ke pasar global .

Akuisisi yang diumumkan sejak Januari 2026 ini merupakan bagian dari strategi besar Chery untuk menjadikan Afrika Selatan sebagai pusat manufaktur, ekspor, riset dan pengembangan (R&D), serta operasional regional untuk pasar Afrika.

Dilansir dari AryNews, Wakil Presiden Chery Auto, Charlie Zhang, dalam acara serah terima yang dihadiri oleh eksekutif perusahaan, pejabat pemerintah, dan pemangku kepentingan industri, menegaskan komitmen jangka panjang perusahaan terhadap negara tersebut .

Wakil Presiden Afrika Selatan, Paul Mashatile, yang turut hadir dalam acara peluncuran, menyambut positif investasi ini. Ia menyebut langkah Chery sebagai "sinyal kuat bagi investor global bahwa Afrika Selatan tetap menjadi tujuan tepercaya untuk investasi industri" dan "tanda kepercayaan terhadap rakyat, institusi, infrastruktur, serta masa depan jangka panjang kita," dikutip SABC News.

Duta Besar China untuk Afrika Selatan, Wu Peng, juga menambahkan bahwa kemitraan ini menjadi bukti nyata pendalaman kerja sama bilateral antara China dan Afrika Selatan .

Investasi dan Penciptaan Lapangan Kerja

Chery berkomitmen untuk menggelontorkan investasi senilai jutaan dolar AS guna memodernisasi fasilitas produksi dan menambah peralatan sebelum memulai manufaktur kendaraan pada pertengahan 2027 . Meskipun nilai investasi spesifik tidak diungkapkan, perusahaan menegaskan dana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan fasilitas dan utilitas pabrik .

Salah satu poin penting dari akuisisi ini adalah komitmen Chery untuk mempertahankan seluruh 692 karyawan yang saat ini bekerja di pabrik tersebut . Selain itu, proyek ini diperkirakan akan menciptakan hampir 3.000 lapangan kerja baru secara langsung maupun tidak langsung di sektor manufaktur, rantai pasokan, dan layanan pendukung .

Target Produksi dan Model yang Diproduksi

Pada tahap awal, fasilitas Rosslyn akan memproduksi lini kendaraan sport utility vehicle (SUV) dari berbagai merek di bawah naungan Chery, yaitu Jetour T Series (termasuk Jetour T1), Jaecoo J5, dan Chery Tiggo 4 . Model Jaecoo J5 akan tersedia dalam dua varian, yaitu bermesin pembakaran internal (ICE) dan kendaraan energi baru (NEV) .

"Tujuan jangka panjang kami adalah mengubah pabrik Rosslyn menjadi pusat otomotif lengkap dengan penelitian dan pengembangan, operasi rantai pasokan, dan pelatihan, yang mendukung perluasan kehadiran Chery dan tujuan melampaui 100.000 penjualan kendaraan tahunan di Afrika Selatan," ujar Charlie Zhang . Pada fase awal produksi di kuartal III hingga IV 2027, Chery menargetkan produksi sekitar 15.000 unit . Pada kapasitas penuh dengan satu shift kerja, pabrik ini diharapkan dapat memproduksi 50.000 kendaraan per tahun .

Kandungan Lokal dan Rantai Pasok

Selain memperkuat kapasitas produksi, Chery juga menjalankan program peningkatan kandungan lokal hingga 40% pada tahap awal . Perusahaan saat ini sedang melakukan evaluasi terhadap pemasok tingkat pertama (Tier-1) di Afrika Selatan . Chery juga berencana membawa sejumlah pemasok dari China, terutama untuk komponen kendaraan listrik dan teknologi pintar, guna melengkapi rantai pasok di pabrik Rosslyn dalam beberapa tahun ke depan .

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Jumali

Jumali Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |