BYD Naik Kelas: Dari EV Massal ke Mobil Performa Premium

1 week ago 4

 Dari EV Massal ke Mobil Performa Premium BYD Dolphin. - Harian Jogja - Antara

Harianjogja.com, JOGJA—Produsen otomotif asal China, BYD (Build Your Dreams), resmi membentuk divisi mobil performa tinggi sebagai bagian dari strategi ekspansi globalnya. Langkah ini menandai perubahan besar dari citra sebagai produsen kendaraan listrik massal menjadi merek yang menyasar segmen emosional dan premium.

Selama ini, BYD dikenal kuat di elektrifikasi massal dan teknologi baterai. Namun, setelah sukses menjadi salah satu pemimpin pasar kendaraan listrik dunia, perusahaan kini mulai membidik segmen performa tinggi yang selama ini didominasi pabrikan Jepang dan Eropa.

Pembentukan divisi ini membuka peluang BYD untuk bersaing langsung dengan lini performa legendaris seperti:

- Toyota Gazoo Racing

- Nismo

- Hyundai N

Tak sekadar ubahan kosmetik, divisi ini disebut akan menghadirkan peningkatan signifikan pada sektor mekanis seperti sistem suspensi, pengaturan sasis, hingga motor listrik bertenaga lebih besar.

Shark 6 Siap Tantang Ranger Raptor

Salah satu model yang disiapkan adalah versi agresif dari BYD Shark 6, pikap berbasis Plug-in Hybrid (PHEV). Model ini diproyeksikan menantang dominasi Ford Ranger Raptor di segmen pikap performa tinggi.

Dengan kombinasi tenaga besar dan efisiensi elektrifikasi, Shark 6 diharapkan menjadi alternatif baru bagi konsumen yang menginginkan performa tanpa meninggalkan efisiensi bahan bakar.

Hypercar Listrik: Yangwang U9 Extreme

Di kelas lebih ekstrem, BYD melalui sub-brand premiumnya menghadirkan Yangwang U9 versi Extreme. Hypercar ini diklaim mampu menembus kecepatan hingga 496 km/jam, menjadikannya salah satu kendaraan listrik paling ambisius yang pernah diproduksi pabrikan China.

Langkah ini menunjukkan keseriusan BYD dalam membangun citra sebagai produsen mobil berteknologi tinggi dan berorientasi performa.

Incar Dunia Motorsport

BYD juga mulai melirik dunia motorsport profesional sebagai laboratorium pengembangan teknologi. Partisipasi dalam ajang balap diyakini akan mempercepat transfer inovasi dari lintasan ke kendaraan produksi massal.

Jika strategi ini berjalan mulus, BYD berpotensi menjadi merek China pertama yang secara serius mengusik dominasi pabrikan kelas atas dunia di segmen mobil performa.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |