Akses Wisata Banyak Rusak, DPRD Kulonprogo Dorong Promosi Diperluas

4 hours ago 2

Akses Wisata Banyak Rusak, DPRD Kulonprogo Dorong Promosi Diperluas

Kendaraan melintasi jalan dari dan menuju objek wisata Kalibiru, Kapanewon Kokap, beberapa waktu lalu. /Dokumen Harian Jogja

Harianjogja.com, KULONPROGO— DPRD Kulonprogo mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulonprogo mempercepat pembenahan akses jalan menuju sejumlah destinasi wisata sekaligus memperkuat promosi ke luar daerah. Dua hal tersebut dinilai penting untuk mengoptimalkan potensi pariwisata yang menjadi salah satu pilar utama Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kulonprogo.

Anggota DPRD Kulonprogo, Angga Pratama, menilai potensi pariwisata daerah belum tergarap optimal karena masih terdapat persoalan aksesibilitas menuju objek wisata unggulan. Kondisi jalan yang sempit dan rusak dinilai dapat memengaruhi kemudahan wisatawan menuju destinasi.

“Akses jalan menuju objek wisata seperti Gua Kiskendo, Kedung Pedut, Nglinggo, Kalibiru, Pule Payung, Gunung Gajah, Tritis-Suroloyo, hingga Pantai Congot masih banyak yang rusak dan sempit. Pemkab harus menaruh perhatian serius pada pembenahan jalur-jalur ini,” katanya kepada wartawan, Senin (21/9/2026).

Akses Jalan Jadi Perhatian

Menurut Angga, pembangunan infrastruktur jalan menuju destinasi wisata perlu menjadi salah satu prioritas Pemkab Kulonprogo. Pembenahan jalur tersebut diharapkan dapat mendukung peningkatan jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai objek wisata di Kulonprogo.

Sejumlah destinasi yang disebut masih menghadapi persoalan akses antara lain Gua Kiskendo, Kedung Pedut, Nglinggo, Kalibiru, Pule Payung, Gunung Gajah, Tritis-Suroloyo, hingga Pantai Congot.

DPRD Kulonprogo menilai perbaikan aksesibilitas perlu berjalan beriringan dengan upaya pemasaran. Sebab, potensi destinasi wisata yang besar juga membutuhkan strategi promosi agar lebih dikenal masyarakat di luar daerah.

Promosi Wisata Kulonprogo Dinilai Belum Maksimal

Selain infrastruktur, Angga menyoroti masih terbatasnya daya jangkau informasi mengenai pariwisata Kulonprogo ke masyarakat luar daerah.

Menurut dia, kekayaan alam dan budaya yang dimiliki Kulonprogo belum sepenuhnya diimbangi strategi pemasaran yang masif. Kondisi tersebut dinilai membuat masih banyak wisatawan dari luar daerah yang belum mengetahui berbagai destinasi yang tersedia.

Karena itu, DPRD Kulonprogo mendorong Pemkab segera menyusun strategi promosi yang lebih terarah dengan memanfaatkan berbagai saluran modern dan kolaboratif.

“Pengembangan pariwisata perlu didukung promosi luar daerah yang lebih masif melalui media digital, media massa, penyelenggaraan kegiatan pariwisata, serta kerja sama lintas sektor. Pengalokasian anggaran promosi juga harus efektif, terukur, dan berorientasi pada hasil,” ujar Angga.

Promosi, menurut Angga, tidak cukup hanya diarahkan untuk meningkatkan popularitas objek wisata. Upaya pemasaran juga perlu dikaitkan dengan dampak ekonomi yang dapat diperoleh daerah dan masyarakat.

Target Tingkatkan Lama Tinggal dan Belanja Wisatawan

Angga menambahkan penguatan armada promosi dan perbaikan aksesibilitas diharapkan memberikan dampak lebih luas terhadap aktivitas wisatawan di Kulonprogo.

Langkah tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan jumlah orang yang mengetahui destinasi wisata. DPRD juga menargetkan adanya peningkatan durasi tinggal atau length of stay serta volume belanja wisatawan.

Dengan akses jalan yang lebih layak dan strategi pemasaran yang tepat sasaran, sektor pariwisata diharapkan dapat memberikan dampak ekonomi langsung kepada masyarakat lokal.

Pada saat yang sama, pengembangan tersebut diharapkan mampu meningkatkan kontribusi sektor pariwisata terhadap PAD Kulonprogo secara berkelanjutan.

Sebagai gambaran, PAD pariwisata Kulonprogo sepanjang 2026 sampai sekarang telah mencapai Rp7,59 miliar yang masuk ke kas daerah.

Angka tersebut menjadi bagian dari potensi sektor pariwisata Kulonprogo yang didorong agar dapat terus dikembangkan melalui perbaikan akses menuju destinasi serta promosi yang lebih luas ke luar daerah.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Yudhi Kusdiyanto

Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online

Read Entire Article
Ekonomi | Politic | Hukum | Kriminal | Literatur | SepakBola | Bulu Tangkis | Fashion | Hiburan |